JURNAL SISTEM INFORMASI DAN TEKNIK KOMPUTER Vol. 5, No.1, (2020) ISSN: 2502-5899 
40  
SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN  
ANGSURAN KREDITUR BARANG  
ELEKTRONIK PADA PT. COLUMBUS  
KENDARI  
Gafrun1 
, Muh. Syamsurya 2  
1 2 Program Studi Sistem Informasi STMIK Catur Sakti Kendari  
Jl. Drs. H. Abdullah Silondae No. 109 Telp. Telp. (0401) 3127274 Fax. (0401) 3122666 Kendari  

gafrun@gmail.com,2 syamsurya@gmail.com  
Salah satu penerapan dari teknologi informasi dalam 
dunia usaha maupun perusahaan adalah adanya sebuah  
sistem yang jelas yang dapat membantu untuk mendapatkan  
informasi-informasi yang diperlukan. PT. Columbus  
merupakan perusahaan penyedia barang eletronik dengan  
solusi pembayaran secara kredit. Dalam aktivitas bisnis  
sehari-hari, PT. Columbus berhadapan dengan faktor-faktor  
seperti transaksi kredit dan penjualan. Komputer sebagai  
fasilitas pendukung dalam memperoleh informasi untuk dapat  
dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi perusahaan dalam  
hal mengolah data menjadi suatu informasi yang dapat  
diberikan kepada pihak lain yang membutuhkannya,  
khususnya dalam pengolahan data pembayaran angsuran 
kreditur barang serta hasil pelaporan kepada pimpinan  
perusahaan. Alat yang digunakan untuk menggambarkan  
model sistem adalah berupa diagram alir data (flowchart)  
sistem, flowchart program, normalisasi database dan realsi  
antar tabel. Untuk mengimplementasikan sistem informasi  
pembayaran angsuran kreditur, dibutuhkan komponen  
pendukung diantaranya menggunakan yaitu bahasa  
pemrograman Delphi dan untuk penyimpanan data  
menggunakan database Microsoft Access. Pada aplikasi ini  
menghasilkan form data kreditur, form data barang, form  
data penterahan barang, form data angsuran, laporan data  
kreditur, laporan data barang, laporan data penyerahan  
barang, laporan data angsuran. Perancangan sistem ini  
diharapkan dapat membantu dan mengatasi permasalahan  
yang ada sehingga dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang  
berkepentingan.  
Kata Kunci : Sistem Informasi, kreditur. Angsuran,  
Normalisasi 
I. PENDAHULUAN  
Teknologi Informasi telah memberikan kemudahan  
kepada setiap kehidupan, kebutuhan teknologi tidak lagi  
menjadi sebuah kebutuhan sekunder tapi juga telah  
menjadi kebutuhan yang pokok bila tak terpenuhi akan  
berakibat buruk bagi penggunanya. Salah satu penerapan  
dari teknologi komputerisasi dalam dunia usaha maupun  
perusahaan lainnya adalah adanya sebuah sistem yang 
jelas yang dapat membantu untuk mendapatkan  
informasi-informasi yang diperlukan demi kelancaran dan  
keberhasilan. Oleh karena itu dalam hal pelayanan jasa  
peranan teknologi memiliki urutan yang utama hal ini  
didorong dari kebutuhan konsumen akan pelayanan yang  
baik, tepat waktu, akurat, dan relevan. PT. Columbus  
merupakan perusahaan penyedia barang eletronik dengan  
solusi pembayaran secara kredit. Dalam aktivitas bisnis  
sehari-hari, PT. Columbus berhadapan dengan faktor- 
faktor seperti transaksi kredit dan penjualan. Komputer  
sebagai fasilitas pendukung dalam memperoleh informasi  
untuk dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi  
perusahaan dalam hal mengolah data menjadi suatu  
informasi yang dapat diberikan kepada pihak lain yang  
membutuhkannya, khususnya dalam pengolahan data  
pembayaran angsuran kreditur barang serta hasil  
pelaporan kepada pimpinan perusahaan. Dalam mengolah  
data transaksi pembayaran angsuran kreditur dan bukti  
pembayaran pada PT. Columbus Kendari sudah  
menggunakan Microsoft excel dalam proses transaksi  
perhitungan dan pembayaran angsuran kredit yang  
menjadikan data-data transaksi dibuat dalam beberapa  
sheet serta data-data transaksi yang dibuat tidak tersimpan  
dalam sebuah database. Oleh karena itu dibutuhkan  
sebuah aplikasi yang mampu mengolah data-data  
pembayaran angsuran secara cepat dan menghasilkan  
laporan yang dapat dijadikan informasi yang akurat.  
II. LANDASAN TEORI  
A. Konsep Sistem Informasi  
Terdapat dua kelompok pendekatan didalam  
pendefinisian sistem, yaitu kelompok yang menekankan  
pada prosedur dan kelompok yang menekankan pada  
elemen atau komponennya. Pendekatan yang menekankan 
pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai suatu  
jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling  
berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan 
suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran  
tertentu. Sedangkan pendekatan sistem yang lebih  
menekankan pada elemen atau komponen mendefinisikan 
sistem sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang  
berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem  
dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan  
dari unsur, komponen atau variable-variabel yang  
terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu  
sama lain dan terpadu. Sistem dapat didefinisikan sebagai  
sekumpulan objek, ide, berikut saling keterhubungannya  
(inter-relasi) dalam mencapai tujuan atau sasaran bersama

JURNAL SISTEM INFORMASI DAN TEKNIK KOMPUTER Vol. 5, No.1, (2020) ISSN: 2502-5899 
41  
Pemakaian istilah informasi dalam sistem  
informasi sangatlah beraneka ragam, beberapa ilmuan dan  
pemakaian istilah ini banyak pula dipertentangkan mulai  
dari pesan seseorang yang disampaikan dan laporan yang  
dikeluarkan dari sistem komputer. Akan tetapi, dalam  
suatu organisasi bisnis informasi mengarah pada output  
atau dari hasil cetakan dari sistem komputerisasi yang  
diterapkan oleh suatu sistem informasi pada organisasi  
ataupun perusahaan, kemudian informasi ini akan  
mempunai nilai dalam pengambilan keputusan.  
Informasi adalah data yang telah disusun  
sedemikian rupa sehingga bermakna dan bermanfaat  
karena dapat dikomunikasikan kepada seseorang yang  
akan menggunakannya untuk membuat keputusan,  
sedangkan data sebagai bahan buku informasi,  
didefinisikan sebagai fakta mengenai objek, orang dan  
lain-lain [6]  
Informasi tidak mengarahkan keapa yang harus  
dilakukan, tetapi mengurangi keanekaragaman dan  
ketidakpastian sehingga dapat dihasilkan keputusan yang  
baik.Fungsi informasi yang penting adalah memberikan  
standar-standar, aturan-aturan ukuran dan aturan-aturan  
keputusan untuk penentuan dan penyebaran tanda-tanda  
kesalahan dan umpan balik guna mencapai tujuan control  
[6].  
  
B. Pembayaran  
Pengertian pembayaran menurut UU No.23 Pasal  
1(1999:6) menyatakan bahwa Pembayaran mencakup  
seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme yang  
digunakan untuk melakukan pemindahan dana guna  
memenuhi suatu kewajiban yang timbul dari suatu  
kegiatan ekonomi. Pengertian pembayaran menurut  
Hasibuan (2010:117) yaitu Berpindahnya hak pemilikan  
atas sejumlah uang atau dan dari pembayar kepada  
penerimanya, baik langsung maupun melalui media jasa- 
jasa perbankan. Dari definisi diatas, penulis dapat 
menarik kesimpulan bahwa Pembayaran adalah  
mekanisme yang dilakukan untuk pemindahan mata  
uang menjadi barang, jasa atau informasi dari  
pembayar kepada penerima, baik langsung maupun 
melalui media jasa-jasa perbankan.[10].  
C. Kreditur  
Dalam Undang-Undang No. 37 Tahun 2004  
tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban  
Pembayaran Utang adapun pengertian kreditur adalah  
adalah orang yang mempunyai piutang karena perjanjian  
atau Undang-Undang yang dapat ditagih di muka  
pengadilan. [12].  
D. Microsoft Access 
Microsoft Access merupakan program database 
yang cukup populer dan banyak di gunakan saat ini,  
karena microsoft access lebih mudah dalam mengolah  
berbagai jenis database serta hasil akhir yang berupa  
laporan dengan tampilan desain yang lebih menarik.  
“Microsoft Access merupakan salah suatu aplikasi  
Microsoft Office yang secara khusus dikembangkan untuk  
kebutuhan pemrograman database. Kemasan tampilan  
yang user friendly serta kemudahan fitur yang memadai. 
Basis data komputer relasional yang digunakan untuk 
merancang, membuat dan mengolah berbagai jenis data 
dengan kapasitas yang besar. Dalam Microsoft Access  
terdapat beberapa objek yang dapat digunakan untuk  
mengolah data, objek-objek tersebut antara lain :  
a. Tabel, merupakan tempat menyimpan data yang  
telah diolah dan mempunyai struktur tabel. 
b. Query, merupakan sebuah database digunakan  
sebagai interface yang mengakses data dan  
informasi dalam database. 
c. Form, digunakan untuk menampilkan data dalam  
satu record.  
d. Report, merupakan proses akhir dalam  
pengolahan database dan digunakan untuk  
mengelola dan menyajikan format pelaporan  
informasi dalam database yang sesuai dengan  
keperluan [1][2][4][7][8]. 
E. Borland Delphi 7.0 
Perangkat lunak (software) yang digunakan  
dalam sistem informasi ini penulis menggunakan bahasa  
pemprograman Delphi 7.0. Menurut Inge Martina (2000)  
borland delphi merupakan program aplikasi database  
yang berbasis object pascal dari Borland yang dapat  
memberikan fasilitas pembuatan aplikasi. Borland Delphi  
merupakan program aplikasi database berbasis windows  
yang mempunyai kemampuan untuk menggunakan  
bahasa SQL (Struktur Query Language). Delphi adalah  
suatu program berbasis bahasa Pascal yang berjalan  
dalam lingkungan Windows.Delphi telah memanfaatkan  
suatu teknik pemrograman yang disebut RAD yang telah  
membuat pemrograman menjadi lebih mudah.Delphi  
adalah suatu bahasa pemrograman yang telah  
memanfaatkan metode pemrograman Object Oriented  
Programming (OOP) [3][5][13].  
III. METODE PENELITIAN  
Tempat penelitian ini adalah pada PT. Columbus  
yang beralamat di jalan MT. Haryono No. 102 Kendari 
Sulawesi Tenggara.  
A. Jenis data  
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini  
adalah jenis data kualitatif, yaitu yang berasal dari buku,  
internet dan jurnal. Sedangkan data kuantitatif yaitu  
berupa angka atau data yang nyata yang dapat diolah.  
B. Sumber Data  
Sumber data yang digunakan dalam penelitian  
ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung  
dari tempat penelitian yakni yang bersumber dari PT.  
Columbus seperti formulir pengajuan sewa beli, faktur,  
dan kwitansi. Sedangkan data sekunder , yaitu data yang  
diperoleh dari perpustakaan STMIK catur sakti kendari,  
buku, internet dan jurnal guna mendapatkan landasan 
teori yang relevan dengan penelitian yang penulis  
lakukan.  
C. Metode Pengumpulan Data  
Pada proses penyusunan hasil ini terdapat data-data 
pendukung yang digunakan oleh penulis, dalam

JURNAL SISTEM INFORMASI DAN TEKNIK KOMPUTER Vol. 5, No.1, (2020) ISSN: 2502-5899 
42  
Isi  
formulir 
formulir 
Formulir terisi 
Kelengkapan  
berkas 
Formulir terisi 
Kelengkapan  
berkas 
Cek klngkpn  
data 
Membuat dftr  
penyerahan order 
supervisor 
Rgstrsi dftr  
penerimaan order 
Berkas order Berkas order 
Cek data Mengadakan  
survei 
Membuat surat  
perjanjian 
Berkas order Berkas order 
Faktur 2 
disetujui 
 2 Faktur 1 
Penginputan  
pembayaran 
Faktur 1 
Kwitansi 2 
 2 
Kreditur Adm.marketing Adm.analis Analis Credit comitte Kasir 
Data base 
 Kwitansi 1 
T Y 


+ + 



Surat penolakan 
Surat penolakan Surat penolakan 


pengumpulan data tersebut dilakukan dengan medote  
yaitu:  
a. Metode Wawancara (Interview)  
Wawancara yaitu penulis dengan memberikan beberapa  
pertanyaan yang berhubungan dengan tujuan penelitian,  
pertanyaan ini ditujukan pada staf yang khusus  
menanggulangi bagian pembayaran angsuran kreditur.  
b. Studi Pustaka 
c. Melakukan penelitian literatur dengan mengumpulkan  
dan mempelajari buku-buku yang menunjang serta  
berkaitan dengan pengelolaan suatu sistem informasi.  
D. Perancangan Sistem  
1. Flowchart Sistem  
Gambar 1. Flowchart Sistem 
2. Relasi Database 
Relasi database digunakan untuk  
menghubungkan tabel-tabel atau merelasikan tabel-tabel  
yang telah dibuat dalam pembuatan database.  
Gambar 2. Relasi Database 
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN  
PT. Columbus Kendari, salah satu perusahaan jasa kredit  
barang elektronik yang beralamat di jalan MT. Haryono  
Kendari Sulawesi Tenggara.  
A. Hasil Penelitian  
Implementasi interface perangkat lunak merupakan  
hasil dari program Sistem Informasi Pembayaran  
Angsurran Kreditur Barang Elektronik yang dihasilkan.  
Beberapa interface perangkat lunak yang dibangun dalam  
aplikasi ini adalah sebagai berikut: 
Secara umum bagian-bagian atau form yang  
terdapat dalam program adalah sebagai berikut :  
1. Form Menu Utama  
  
Gambar 3. Form Login  
Form Menu Utama merupakan form yang digunakan  
untuk tampilan depan dari sistem informasi pembayaran  
angsurran kreditur barang elektronik  
2. Form Data Kreditur  
  
Gambar 4. Form Data Kreditur  
Form data kreditur merupakan form yang digunakan  
untuk menginput semua data kreditur pada aplikasi

JURNAL SISTEM INFORMASI DAN TEKNIK KOMPUTER Vol. 5, No.1, (2020) ISSN: 2502-5899 
43  
3. Form Data Barang  
Gambar 5.. Form Data Barang  
Form data barang merupakan form yang digunakan  
untuk menginput data-data barang pada PT. Columbus  
Kendari.  
4. Form Data Pembelian Kredit  
  
Gambar 5. Form Data Pembelian Kredit  
Form Data Pembelian Kredit digunakan untuk  
menginput data-data pembelian kredit  
5. Form Data Pembayaran Angsuran  
  
Gambar 6 Form Data Pembayaran Angsuran  
Form data pembayaran angsuran kredit digunkan  
untuk menginput data pembayaran angsuran kredit  
6. Form Laporan Data Kredit Perseorangan  
Gambar 7. Form Laporan Data Kredit Perseorangan  
Form data laporan data kredit perseorangan  
digunakan untuk menampilkan output laporan data  
perseorangan.  
7. Form Laporan Data Barang  
Gambar 8.. Form Data Laporan Barang  
Form data laporan barang digunakan untuk menampilkan  
seluruh data laporan barang  
8. Form Data Penyerahan Barang  
Gambar 9. Form Data Penyerahan Barang  
Form data laporan penyerahan barang digunakan  
untuk menampilkan output laporan penyerahan barang. 
9. Form Laporan Data Angsuran  
Gambar 10. Form Laporan Data Angsuran  
Form laporan data angsuran digunakan untuk  
menampilkan output laporan data angsuran

 

 

 

 

 JURNAL SISTEM INFORMASI DAN TEKNIK KOMPUTER Vol. 5, No.1, (2020) ISSN: 2502-5899 
44  
10. Form Data Kwitansi Pembayaran  
Gambar 11. Form Data Kwitansi Pembayaran  
Pada Form laporan data kwitansi pembayaran  
digunakan untuk membuat laporan kwitansi pembayaran 
V. KESIMPULAN  
Sistem Informasi pembayaran angsuran kreditur  
barang elektronik pada PT. Columbus Kendari dibuat  
dengan menggunakan bahasa pemrograman Borland  
Delphi. Dengan menggunakan perangkat lunak dalam  
pengolah data pembayaran yang perhitungan angsuran  
kredit secara otomatis, Aplikasi ini juga dapat  
memudahkan bagian admin dalam mengolah data  
kreditur, data barang, pembelian kredit dan pembayaran  
angsuran, dan menghasilkan laporan data kreditur, data  
barang, data penyerahan barang, , dan data pembayaran  
angsuran dan data yang diolah akan tersimpan dalam 
database.  
DAFTAR PUSTAKA  
[1]. Heryanto, Imam, (2006), Membuat Database  
Dengan Microsoft Access, Penerbit Informatika,  
Bandung  
[2]. Indrajani, (2015), “Database Design”, Penerbit  
Elex Media Komputindo, Jakarta  
[3]. Inge Martina (2000), “Jam belajar Komputer  
Pemrograman Visual Borland Delphi 7”, Penerbit  
Elex Medi Komputindo, Jakarta  
[4]. J.I. Maanari, (2013) “Perancangan Basis Data  
Perusahaan Distribusi dengan Menggunakan  
Oracle”. Manado : UNSRAT.  
[5]. Kusnassriyanto Saiful, (2011) “Teknik  
Pemrograman Delphi”. Penerbit Informatika,  
Bandung  
[6]. Ladjamudin, Al-bahra Bin. (2005), Analisis dan  
Desain Sistem Informasi, eds. Graha Ilmu,  
Yogyakarta.  
[7]. Leo Agung. M (2011), “Menghubungkan data antar  
program Microsoft Office 2010”, Andi Yogyakarta,  
Yogyakarta  
[8]. Nugroho, Adi, (2004), Konsep Pengembangan  
Sistem Basis Data, Penerbit Informatika, Bandung.  
[9]. Oetomo, Budi, Dharma, (2002), Perancangan dan  
Pembangunan Sistem Informasi, Andi Yogyakarta,  
Yogyakarta.  
[10]. Pengertian pembayaran menurut UU No.23 Pasal  
1(1999:6)  
[11]. Sutabri, Tata, (2012). Analisis Sistem Informasi,  
Penerbit Andi, Yogyakarta.  
[12]. Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang  
Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran  
Utang  
[13]. Wahana Komputer 2010, “Tips Dan  
TrikPemrograman Delphi 7.0”, Edisi Pertama,  
Yogyakarta, Andi, Semarang.






Komentar

Postingan Populer